Pelaku Penggelapan Miliaran ‘Digulung’ Satreskrim Polres Padang Pariaman

0
205

PADANG PARIAMAN , ( Brigade News )-Tim Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Gagak Hitam Polres Padang Pariaman gabungan dari Polsek Batang Anai berhasil menangkap Empat pelaku kejahatan Penipuan dan Penggelapan Perhiasan dengan nilai miliaran Rupiah di wilayah hukum Polres Padang Pariaman

 AKP.Ardiansyah Rolindo Saputra,S.I.K  bersama 18 personil gabungan dari Polsek Batang Anai.

Ardiansyah saat di wawancarai oleh Brigade News menjelaskan,

” Peristiwa ini bermula pada Hari Minggu, 25 April 2021 sekira pukul 18.30 Wib, didepan rumah makan Denai saiyo Korong Kasai Nagari Kasang Kecamatan Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman, saat itu Korban yang melakukan perjalanan dari Jakarta menuju Padang dengan menumpang Pesawat Batik.”  Tutur Perwira muda yang dikenal tegas ini.

Ardiansyah menambahkan, sesampainya diterminal Bandara Internasional Minangkabau (BIM) korban bersama rekanya Sri Rahayu telah ditunggu oleh seorang sopir dengan mobil Toyota Sigra warna merah BA 1148 QJ

mana sebelum berangkat dari jakarta Korban sudah diberitahukan oleh Handoyo (red.Rekan korban) bahwa akan dijemput mobil tersebut dan selanjutnya korban bersama Sri Rahayu menaiki mobil tersebut sesampainya di rumah makan Denai Saiyo saat korban berbuka puasa, korban ditinggal oleh sopir mobil tersebut tanpa pemberitahuan,

” Diidalam tas Koper milik korban yang berada di dalam mobil tersebut tersimpan bermacam macam Batu Akik yg dihiasi berlian sebanyak lebih kurang 700 (tujuh ratus) buah.
Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sekira Rp. 11.000.000.000 (sebelas milyar rupiah) dan melaporkan kejadian ini ke Polsek Batang Anai untuk di Proses secara hukum yang berlaku di Republik Indonesia.” Jelas Ardiansyah.

Ardiansyah menambahkan,

” Berdasarkan pengakuan Yori yang sebagai AKTOR dalam Tindak Pidana Penipuan Dan Penggelapan, barang hasil dari kejahatan tersebut disimpan dirumahnya yg ditimbun kedalam tanah dibelakang rumah dan didalam tape(audio) yang berada didalam rumahnya dan beberapa cincin sudah dibuka batunya dan ikatnya dijual sehingga menghasilkan uang tunai sebanyak Rp. 286.250.000;-(dua ratu delapan puluh enam juta dua ratus lima puluh ribu rupiah) ”

Hasil dari kejahatan tersebut para pelaku membeli barang-barang berupa :
2(dua) unit sepeda motor merk Kawasaki KLX
3(tiga) unit hp android
1(satu) unit sepeda motor merk Honda Scoopy. ( Red / Yoga Aridiskara )