Beranda Nusantara Lampung JPK Mendesak Kejari Pringsewu ‘Usut Tuntas’ Dugaan Korupsi Dinas Sosial

JPK Mendesak Kejari Pringsewu ‘Usut Tuntas’ Dugaan Korupsi Dinas Sosial

0
180

Hal tersebut terungkap ketika para penggiat anti korupsi yang tergabung dalam organisasi JPK Korda Pringsewu, dengan didampingi oleh beberapa elemen lain seperti Ormas BARA JP , LBH serta insan pers mendatangi Kejaksaan Negeri Pringsewu.

Ahmad, Koordinator JPK Kabupaten Pringsewu saat diwawancarai oleh Brigade News mengatakan ,

” Kami meminta pihak kejaksaan negeri Pringsewu untuk serius dalam menangani laporan dugaan tindak pidana korupsi yang telah kami laporkan beberapa waktu lalu, kedatangan kami juga dengan membawa beberapa tambahan bukti pendukung lainnya, agar proses hukum ini bisa segera memasuki proses persidangan.” Tegas aktivis Anti korupsi ini

Lebih lanjut Ahmad menambahkan ,

Dugaan Korupsi yang dilakukan ini terjadi pada program unggulan dari Presiden Joko Widodo, tentu ini merupakan preseden buruk pada tatakelola anggaran pemerintah pusat serta tidak mendukung program pemerintah pusat.” Ujar ahmad.

Untuk diketahui, beberapa materi pokok yang dilaporkan selain dugaan Korupsi terkait Mark Up serta KKN, para penggiat anti korupsi itu juga meminta penegak hukum untuk segera menaikan tahapan proses hukum atas laporan yang mereka serahkan, karena hal tersebut disinyalir dapat menimbulkan polemik di masyarakat bahkan menimbulkan kesenjangan sosial

Sementara itu pihak Kejaksan Negeri Pringsewu saat dimintai keterangan pers nya oleh HoT News id mengatakan,

” Sejauh ini pihak kejaksaan negeri Pringsewu, tidak main main dalam melaksanakan amanat UU Tindak Korupsi, sesuai dengan S.O.P hingga saat ini telah sampai pada tahapan Pengumpulan Bahan Keterangan (Pulbaket).” Ujar Bambang mewakili Kepala Kejaksaan Negeri

Untuk diketahui, Kejaksaan Negeri telah memanggil beberapa pihak terkait permasalahan tersebut diantaranya, E-Warung juga KPM yang tersebar di Kabupaten Pringsewu.

Beberapa E-Warung  itu berasal dari Tulungagung, Pringsewu juga dari Banyumas. Untuk dimintai keterangan.

Hingga berita ini diturunkan pihak kejaksaan belum bisa memastikan kapan proses Pulbaket ini bisa terselesaikan secara terperinci tapi paling lama dua bulan bisa memasuki tahapan selanjutnya. ( Red / Dha / Ujang )