Relawan Jokowi: Memperingati 2 Tahun Hari Pelantikan Presiden Jokowi 20 Oktober 2019 – 2021

0
106

BRIGADENEWS.ID.JAKARTA – Webinar Kebangsaan “Doa dan Harapan Relawan Jokowi Dihari Peringatan Pelantikan Presiden Jokowi Ke-2 Thn.” (20 Oktober 2019 – 2021), dilaksanakan oleh FDRJ (Forum Diskusi Relawan Jokowi) secara virtual pada hari Rabu, 20 Oktober 2021, mulai 13.00 WIB, Koordinator FDRJokowi Gus Sholeh Mz yang dikenal sebagai Guru spritual anak Bangsa, dengan tema RELAWAN JOKOWI KOMPAK BERSATU, SIAP KAWAL PRESIDEN JOKOWI HINGGA AKHIR JABATAN 2024.

Acara Webinar dibuka oleh M. Nurul Hikmah, S.Ag, Sekretaris FDRJ diawali dengan Doa Pembuka Habib Ja’far Shadiq yang dikenal dengan julukan Sufi Musafir dan Guru Spritual, setelah peserta Menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan oleh Prakata Pelaksana, Gus Sholeh Mz , Koord FDRJ (Forum Diskusi Relawan Jokowi), yang dikenal Guru spritual Bangsa, Koordinator Agama Cinta menyampaikan Ada terasa kuasa Allah, memberikan pertolongan kepada Jokowi hingga ada pertemuan di MRT dengan Prabowo, situasi terkendali hingga pelantikan tanggal 20 Okt 2021. Situasi tersebut menumbuhkan rasa bangga, bahagia patut bersyukur bahwa kita telah terbukti menjadi bangsa yang dewasa. Dewasa dalam berdemokrasi, dewasa dalam berbangsa dan bernegara, dewasa dalam ber-ideologi Pancasila. Kita bersyukur dan berbangga bahwa di tengah keberagaman, kita telah dewasa dalam menjaga perdamaian, dewasa dalam mengelola perbedaan dan dewasa dalam menjaga dan memperkokoh persatuan. Sebagai anak bangsa rasa seduluran harus tetap di pertahankan, untuk menjaga dan melahirkan Kedamaian bagi bangsa Indonesia. NU yang Lahir untuk bangsa Indonesia, Cinta tanah air merupakan buah Iman. Demokrasi berani adu konsep hingga mendapat kepercayaan dari masyarakat dan berusaha menjaga kepercayaan yang diberikan tersebut, sebagai tanggungjawab dan kehormatan.

Peserta dengan antusias Mendengarkan Pidato Perdana Presiden Jokowi Usai Dilantik 20 Oktober 2019, dengan mengamati Kinerja Presiden Jokowi selama dua tahun , Apresiasi Tokoh Lintas Agama terhadap Kinerja Presiden Jokowi, yang diwakili oleh Pastor Bernard Hutabarat, Rohaniawan Kristen di Hongkong, Ketua GK Center Hongkong. Bersyukur atas niat baik hingga dapat kehormatan diundang Ke Italia, hingga pantas kita dukung untuk Misi Indonesia 2045, dengan spirit mandiri berdiri diatas kaki sendiri. Hingga dunia mengakui Negara Indonesia jadi negara maju, yang diuntukkan kepentingan yang lebih tiggi dan bertindak dengan penuh kesetiaan untuk Perdamaian dunia, demi nusa dan bangsa.

Gus Moh Rosyad, M.Si, Penasehat FKUB Kota Malang Jatim, mau tidak mau untuk mensukseskan beliau melakukan Programnya serius menjamin tercapainya tujuan program pembangunan mengutamakan pelayanan sampai terasa oleh masyarakat. Kita anggap cita cita mulia ini luar biasa, dan menyentuh hati rakyat, hingga kestabilan negara terasa paska pilpres. Kemestian kita mengawasi Program para pejabat yang agar tetap konsisten sungguh merakyat.
Pak Jokowi wajib kita kawal sampai 2024 dengan melakukan warta di Medsos dengan penuh santun, semua Prestasinya yang merakyat. Untuk dipahami generasi milenial, sebagai Inspirasi dan spirit untuk berprestasi pada masa mendatang.

Setelah Foto Bersama, maka untuk lancarnya lalu lintas dari nara sumber, acara dipandu Moderator Meydi Frans Paulus, Aktivis Kebangsaan Serui Papua, dengan menyampaikan salam Kebangsaan mengajak narasumber memberikan narasi diawali Imanuel Ebenezer, Ketum JOMAN (Jokowi Maniak), Gelombang besar Pandemi melanda dunia, tapi Indonesia mampu tumbuh diatas 7%, dapat dianggap kita keluar dari krisis, sesuai janji Pidato perdananya pembangunan infrastruktur akan kita lanjutkan Infrastruktur yang menghubungkan kawasan produksi dengan kawasan distribusi, yang mempermudah akses ke kawasan wisata, yang mendongkrak lapangan kerja baru, yang mengakselerasi nilai tambah perekonomian rakyat. Dengan penuh semangat yang membara untuk tetap mengawal Presiden bukan hanya sampai 2024, tapi mengawal sampai semua program beliau tuntas menuju Indonesia sejahtera.

Selanjutnya Yanes Yosua Frans, Ketum WLJ (We Love Jokowi), sebagai relawan dari Relawan Jokowi yang dicontohkan Gus Sholeh Mz, masih tetap semangat membela Presiden Jokowi sama dengan Membela NKRI. Kalau laut itu tenang semua orang akan jadi Kapten, kita tenang di gelombang lautan penuh badai dikarenakan Presiden Jokowi mampu menahkodai kapal Indonesia dari hati dengan cerdas. Sebagai relawan kita melihat Secara nyata Presiden Jokowi tidak pernah memihak dan pilih kasih terhadap salah satu golongan atau memihak saudaranya, tetapi mampu mengatasai segala paham golongan. Sehingga mampu mempersatukan seluruh potensi masyarakat menyukseskan cita-cita bersama.

Adapun narasi yang disampaikan KP Norman Sopyan, Ketum PERNUSA (Perjuangan Rakyat Nusantara), pernah memanggil Relawan, untuk mengawal beliau, sebagai bukti kekuatan Jokowi itu ada pada Rakyat. Dengan membaca PUISI Jokowi menambah korbaran semangat Relawan tetap tegar dan bersatu mengawal cita-cita Jokowi Indonesia Jaya sampai selamanya.

Puisi Persiden Ri. Ir H: Joko Widodo.

Saya Disini, Dan Akan Tetap Disini, Sampai Tugas Saya Selesai.

Jangan Harap Saya Pergi Begitu Saja, Karena Itu Akan Menjadi Mimpi Buruk Buat Kalian Yg Menginginkan Kekuasaan.

Jangan Pernah Berharap Saya Meninggalkan Tugas Saya.

Jangan Pernah Berharap Saya Mundur Untuk Kalian.
Saya Joko Widodo Pantang Pulang Sebelum Menang.

Saya Joko Widodo Tidak Apa2 Kalian Hujani Dengan Hujatan, Dengan Caci Maki, Sampai Kalian Muntah Darahpun Saya Akan Tetap Disini.

Saya Tidak Apa2, Kalian Benci, Walau Kebencian Kalian Mendarah Daging Di Tubuh Kalian, Saya Sejengkalpun Tidak Akan Berubah, Untuk Tetap Disini.

Ini Indonesia Bukan Negara Mentah2, Disini Saya Lahir, Disini Saya Besar, Disini Saya Mengulik Ilmu, Disini Pula Saya Harus Menjadi Anak Bangsa Yg Berbakti Kepada Negeri.

Disini Juga Saya Akan Menjadikan Negara Yg Di inginkan Pendahulu, Persiden Pertama: Bung Karno, Beliau Menginginkan Indonesia Raya.

Ini Indonesia Saatnya Kita Bangkit Untuk Masa Depan Seluruh Rakyat.

Saya Tidak Punya Beban Masa Lalu, Tapi Masa lalu Bung Karno Adalah Beban Saya, Yg Harus Saya Perjuangkan.

Saya Tidak Takut Sama Manusia Hidup Di Bumi Ini, Mau Itu Orang Peribumi, Atau Orang Luar Sekalipun.

Tapi Yang Saya Takutkan Kalau Saya Menjadi Presiden Yang Tidak Amanah Buat Seluruh Rakyat Indonesia, Hanya Itu Yang Saya Takutkan Selama Ini. Dan Yang Lebih Saya Takuti Lagi Hanya Kepada Sang Pencipta Allah SWT.

Makanya Saya Tidak Akan Pernah Pergi, Hanya Untuk Kepentingan Diri Saya Sendiri.

Dan Saya Akan Pergi Kalau Tugas Saya Selesai, Baik Tidak Baik, Hanya Takdir Yg Bisa Menentukan. Semoga Indonesia Maju Jaya Sentosa.

Kemudian KP Norman melanjutkan, kita relawan itu ibarat gadis manis, gerbong besar ini tetap bersama Jokowi dan setia menunggu arahan beliau sampai 2024. Relawan berkemestian keras, lembut dan kritis, menjabarkan suara hati dan niat Presiden Jokowi mensejahterakan rakyat. Mari kita lanjuti himbauan Presiden Jokowi memberantas Mafia Tanah, untuk rakyat sejahtera, mengawal kebijakan Presiden yang dilakukan oleh Para pembantunya.

Selanjut narasi dari Denny Agiel Prasetyo, Waketum DPP GERBANG Indonesia (Gerakan Kebangsaan Indonesia), menyampaikan Bahwa Jokowi sudah menjelmakan nilai Pancasila, membangun Infrastruktur penuh berani yang kita anggap luar biasa, hingga mampu mengejar ketinggal pembangunan untuk mempererat silaturahmi anak bangsa. Silaturahmi kebangsaan ini juga dapat dilihat PON XX di Papua/ Marauke dan PON XXI di Aceh/ Sabang. Wajar dan semestinya didukung menjadikan beliau Pahlawan Silaturahmi kebangsaan. Bagi Ormas, LSM yang mengganggu Penyebut kita Pancasila sebagai landasan silatuhrami Kebangsaan sudah mulai dibubarkan. Inilah keberanian yang sulit di lihat pada negara lain, padahal keberanian ini merupakan perekat kuat anak Bangsa. Tugas relawan kedepan untuk mengawal peningkatan SDM seperti Program keutamaan membangun SDM yang pekerja keras, yang dinamis. Membangun SDM yang terampil, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, memperbanyak talenta-talenta global bekerja sama dengan kita, endowment fund (dana abadi) yang besar untuk manajemen SDM kita. Dan mendukung kerja sama Dunia Pendidikan dengan industri untuk dioptimalkan, agar penggunaan teknologi yang mempermudah jangkauan ke seluruh pelosok negeri sesuai kompetensi yang dibutuhkan. Relawan berkewajiban Mengawal Visi Pak Jokowi, yang sudah meletakkan kebutuhan bangsa 20 Tahun kedepan. Kesalahan kita sering lalai mensosialisaikan kompentensi dan prestasi anak Bangsa dengan Data, bukan dengan harapan.

Peserta webinar menunggu Narasi C Suhadi, SH, MH, Ketum DPP NINJA (Negeriku Indonesia Jaya), yang mencerahkan Peran Relawan untuk menuntaskan misi Pak Jokowi, gagasan, cita-cita luhur beliau harus berlanjut selamanya untuk membangun bangsa ini. Kerja Para Pembantu Presiden ini, harus tetap di kawal khususnya menjelang 2024. Untuk itu para relawan harus kembali disatukan, dibangkitkan dan disegarkan, walau melalui Webinar secara rutin setiap bulan.

Adapun Closing Statement Narasumber dari Denny Agiel Prasetyo, Waketum DPP GERBANG Indonesia (Gerakan Kebangsaan Indonesia), hentikan politik aliran, Hargai dan hormati kebhinekaan, sebagai Pengawalan Misi Pak Jokowi membumikan Pancasila. Dan dari Gus Moh Rosyad, M.Si, Penasehat FKUB Kota Malang Jatim, agar relawan tetap setiap dan bermanfaat bagi masyarakat.

Pembacaan Resume Notulen, Martin Sembiring, M.T , Dosen Politeknik Negeri Medan, dengan menyampaikan kepercayaan dan amanah rakyat saat ini telah diujud nyatakan oleh Presiden Jokowi, dalam program-program pembangunan yang adil dan merata untuk seluruh golongan dan lapisan masyarakat di seluruh pelosok Indonesia. lihatlah hasil juang keras mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat, bagi 100% rakyat Indonesia, dengan bersatu padu bersama rakyat membangun bangsa dan Tanah Air tercinta demi kedamaian dan kesejahteraan generasi kita serta generasi anak cucu kita di masa depan, wajar beliau disebut sebagi Pahlawan silaturahmi anak Bangsa masa kini.

Ucapan Harapan, Gus Sholeh Mz, Koord FDRJokowi, menyampaikan terima kasih atas narasi yang melihat Presiden Jokowi mempunyai jiwa yang tenang, sabar dan bijaksana serta tidak lekas panik dalam menghadapi berbagai macam persoalan, dengan jiwa yang tenang masalah bangsa dapat dipecahkan, dan ditutup Puisi & Doa Penutup, Habib Ja’far Shadiq, Sufi Musafir.

[ Notulen Martin Sembiring ]