Ambisi IAL Bebas dari Jeruji Besi” BHP; Tempur Dulu di PN TIPIKOR Pekanbaru

0
34

BRIGADENEWS.ID.TELUK KUANTAN – Santer pemberitaan terkait penanganan kasus Dugaan Korupsi yang melibatkan Indra Lukman Agus sebagai Mantan Kadis ESDM Provinsi Riau yang menang diPraperadilan melawan Pihak Kejaksaan Kuantan Singingi diPengadilan Negri Taluk Kuantan menjadi Perhatian serta Kajian dikalangan Akademisi serta Aktivis Mahasiswa. Selasa, (2/11/21).

Salah satunya Eks Menpolhukam Bem Uniks Boby Hariansyah Purba Dimintai Tanggapan oleh awak media melalui Pesan Whatsapp seluler.
Yang mana, Bung Boby Purba Yang dikenal juga sebagai Aktivis Anti Korupsi dikuansing ini Angkat Bicara dan mengatakan
Langkah Hadiman Gusti Beruh, S.H.,M.H Kajari Kuantan Singingi Sudah sangat Tepat dan Terukur.

“Ya menurut kita Kawan-Kawan mahasiswa Kuansing langkah bang Hadiman sudah sangat terukur dan brilian dalam beradu strategi perang dalam membasmi Para Garong APBD Rakyat Kuantan Singingi ini bang”.

Walaupun, Didalam Praperadilan PN. Teluk Kuantan dinyatakan kalah, itu hanya sebatas kekalahan secara Formil bukan Materil atau pokok perkara Sengketanya. Dengan ditetapkannya persidangan diPN. Tipikor Pekanbaru Putusan Praperadilan PN.Teluk Kuantan Secara Otomatis Gugur.

Karena itu sudah ditetapkan jadwal Sidang Pokok perkara pembacaan Dakwaan atas dugaan Korupsi Yang Menyeret Mantan Kadis ESDM Prov. Riau. Indra Lukman Agus,”jelas Boby Purba

Hal ini dijelaskan Didalam KUHAP Pasal 77 yang berbunyi “Pasal 77 KUHAP yang menjadi objek praperadilan adalah: ‚ÄúPengadilan negeri berwenang untuk memeriksa dan memutus, sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam undang-undang ini tentang : sah atau tidaknya penangkapan, penahanan, penghentian penyidikan atau penghentian penuntutan.

Akan tetapi, Barang ini sudah dilimpahkan dan ditetapkan Oleh PN.Tipikor Pekanbaru jadwal sidang pembacaan dakwaan. Oleh karena itu, apabila Indra Lukman Agus masih bernafsu untuk bebas dari sel penjara, maka harus lewati dulu proses Pengadilan Negri Tipikor pekanbaru. Karena yang dapat membebaskannya saat ini hanyalah wewenang PN. TIPIKOR Pekanbaru. Jangan hanya sibuk mencari-cari sensasi dipublik seakan-akan dizholimi dan berbicara kepentingan Politik serta membangga-banggakan hasil menang Prapid di PN Teluk Kuantan.

Maka dari itu, saya juga menghimbau kepada Kawan-kawan Aktivis dan Mahasiswa Kuansing apabila ingin berkomentar harus menganalisa suatu perkara dengan OBJEKTIF, “tutup BHP.**