Barisan Pembaharuan Dukung Ganjar Pranowo, Kalau Puan Maharani Maju Kelompok Kadrun Tertawa

0
32

BRIGADENEWS.ID.JAKARTA –  Syafrudin Budiman SIP Ketua Umum Presidium Pusat Barisan Pembaharuan (PP BP) menyatakan, pilihan memilih Ganjar Pranowo sebagai Capres 2024 adalah pilihan rasional, ketimbang memilih Puan Maharani. Dimana kata organisasi Relawan Jokowi ini Ganjar lebih populer dan diterima masyarakat, kalau Puan hanya ngekor popularitas Megawati Soekarnoputri.

“Pilihan kami sebagai Relawan Jokowi adalah Ganjar Pranowo sosok nasional yang sejuk dan tak mudah baperan. Publik speaking-nya bagus dan merakyat, serta memiliki kapasitas dan kapabilitas yang handal di pemerintahan. Kalau Puan Maharani ngak ada kapasitas ke Presiden, dia diuji dulu jadi Calon Gubernur DKI Jakarta,” kata Syafrudin Budiman SIP kepada media, Rabu (11/09/2021) di Jakarta.

Menurut Gus Din sapaan akrabnya, jika memilih Puan Maharani, maka akan kalah telak dan kerugian. Akan tetapi kalau Ganjar yang diusung, Kata Gus Din, probalitasnya menangnya tinggi.

“Besok lawannya calon-calon yang didukung Kadrun Loh, bawa isunya agama dan sektarian. Sebut aja Prabowo Subianto, Anies Baswedan atau Sandiaga Uno, kalau yang dipilih PDI Perjuangan adalah Puan, mereka pada tertawa-tawa. Tapi kalau Ganjar yang maju, lainnya takkan menang,” jelas Gus Din optimis.

Sebelumnya, Relawan Jokowi Barisan Pembaharuan (BP) menyatakan diri mendukung Ganjar Pranowo sebagai Calon Presiden 2024-2029. Ganjar Pranowo (Gubernur Jawa Tengah) dinilai sebagai sosok dan figur yang tepat melanjutkan Visi Nawacita SDM Unggul Indonesia Maju.

Jakarta – Relawan Jokowi Barisan Pembaharuan (BP) menyatakan diri mendukung Ganjar Pranowo sebagai Calon Presiden 2024-2029. Ganjar Pranowo (Gubernur Jawa Tengah) dinilai sebagai sosok dan figur yang tepat melanjutkan Visi Nawacita SDM Unggul Indonesia Maju.

Hal ini disampaikan Syafrudin Budiman SIP Ketua Umum Presidium Pusat Barisan Pembaharuan (PP BP), Selasa (21/09/2021) melalui rilis media di Jakarta.

“Arus bawah Relawan Jokowi dibanyak lini termasuk Relawan Jokowi Barisan Pembaharuan mendukung Pak Ganjar. Pilihan rakyat ini murni aspirasi dari hati nurani masing-masing,” kata pria yang biasa disapa Gus Din ini.

Menurutnya, Relawan Jokowi Barisan Pembaharuan merupakan saksi sejarah perjuangan saat Pilpres 2019 lalu, saat mendukung Jokowi-KH Ma’ruf Amin. Dimulai saat Rakernas Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Amin di Empire Place Hotel Surabaya, pada 27-28 Oktober 2018.

“Saya Gus Din Ketua Umum Barisan Pembaharuan bersama Immanuel Ebenezer Ketum Joman, Aidil Fitri Ketum Foreder, Riano Osca Ketum Laskar Rakyat Jokowi, Silvester Ketum Solidaritas Merah Putih, Diah Warih Anjari Ketum Brigade 01, Marten AR Manongga Ketum GRNI, Sugeng Budiono Ketum Belakan Jokowi, B. Aryant Ketum Mitra Jokowi dan lain-lain. Termasuk almarhum Bang Yamin (red-Muhammad Yamin) Ketum Seknas Jokowi hadir di Rakernas TKN Jokwi-Amin 01,” jelasnya.

Lanjut Gus Din, usai Rakernas TKN para Relawan Jokowi berjuang mensosialisasikan dan mengkampanyekan Jokowi-Amin. Kata Gus Din, para relawan berjuang gigih dan tanpa kepentingan apapun, kecuali memilih presiden yang dikehendaki rakyat bawah.

“Jadi sosok Ganjar Pranowo adalah sosok yang mewakili dan menginspirasi para relawan untuk berjuang bersama kembali. Arus bawah menginginkan Pak Ganjar sebagai pemegang estafet kepemimpinan kedepan,” terang Gus Din.

Mengenai siapakan figur yang akan mendampingi Ganjar Pranowo, Gus Din Ketua Relawan Jokowi Barisan Pembaharuan berpendapat Erick Thohir (Menteri BUMN) adalah sosok yang tepat. Selain itu alternatifnya bisa Khofifah Indar Parawansa (Gubernur Jatim), Bahlil Lahaladia (Menteri Investasi), Yaqut Cholil Qoumas (Menteri Agama/Tokoh NU), Imam Addaruqutni (Tokoh Muhammadiyah) dan Ridwan Kamil (Gubernur Jabar).

“Sosok yang tepat mendampingi Ganjar Pranowo adalah profesional Erick Thohir, Bahlil Lahaladia dan Ridwan Kamil. Atau dari tokoh agama Khofifah Indar Parawansa, Yaqut Cholil Qoumas dari Nahdlatul Ulama dan Imam Addaruqutni Tokoh Muhammadiyah / Sekjen Dewan Masjid Indonesia (DMI),” pungkas Gus Din Ketua Umum dan Pendiri Partai UKM Indonesia ini. (red)