Partai Nasionalis : Minta Presiden Jokowi Berantas Para Mafia Tanah Jangan Jadi Slogan

0
17

BRIGADENEWS.ID.JAKARTA – Banyaknya Kasus Mafia Tanah Dinegeri ini sudah tidak Asing lagi terdengar oleh rakyat dan rakyat Meminta kepada aparat penegak hukum agar hadir ditengah-tengah Mereka, jangan ada Perbedaan Sikap maupun Tindakan karena Popularitas seseorang dan rakyat sangat Mengharapkan Perlakuan Hukum yang sama.

Salah satu contoh kasus Mafia Tanah yang Viral beberapa Hari ini terjadi pada Seorang Artis Nirina zubir. Dinegeri ini semua harus mendapatkan perlakuan yang sama dimata hukum. Aparat yang berwenang juga harus memberikan perlakuan hukum yang sama kepada semua rakyat tanpa melihat status maupun popularitas seseorang,”kata Sekretaris Jendral Jeffri Sastra kepada media ini, minggu (21/11/2021).

“Banyaknya Kasus yang dialami Rakyat Indonesia akibat Mafia Tanah sangat meresahkan rakyat. Sehingga rakyat mulai ragu atas kepemimpinan Presiden Jokowi yang dirasakan rakyat kurang serius dalam menertibkan Para Mafia Tanah yang diduga banyak dilakukan oleh Oknum-oknum Pejabat Pertanahan dinegeri ini. Untuk itu maka Perintah Presiden Jokowi Beberapa Waktu yang lalu untuk menangkapi para mafia tanah dinegeri ini jangan hanya dijadikan slogan, Sehingga Permasalahan Mafia Tanah dinegeri ini tidak pernah Tuntas.

Kapolri, Jaksa maupun Menteri Terkait harus bekerjasama dalam menertibkan para Mafia Tanah, Terutama Tanah-tanah yang diambil secara paksa baik dia Tanah Rakyat Maupun Tanah Negara. Dan semua harus Diperiksa jangan dilupakan begitu saja karena kita tahu Presiden Jokowi sekarang begitu sibuknya menuntaskan Programnya dalam menyelesaikan Infrastruktur diseluruh Indonesia sehingga para Menteri Terkait jangan Sampai melupakan Tugas yang dijalankan, seperti banyaknya Pengusaha Perkebunan yang melakukan Penanam kelapa sawit di sepanjang bibir Pantai dari aceh sampai Lampung dan Pembukaan Perkebunan kelapa Sawit oleh Para Pengusaha di Tanah Hutan Tanah Produksi sehingga Terjadi Pengalihan Fungsi Lahan di Sejumlah Provinsi di Pulau Sumatera.

“Hal ini tidak boleh didiamkan terus menerus atau dilupain begitu saja, Presiden Jokowi Harus segera melakukan Penindakan sebelum Hutan Indonesia digarap menjadi perkebunan para Mafia Tanah dinegeri ini yang sedikit Demi Sedikit Hutan Indonesia Habis Karena Dialih Fungsikan. Kita Tidak tahu sampai kapan Slogan tangkap Para Mafia Tanah yang diperintahkan Presiden Jokowi berakhir,”ungkap Jeffri Sastra.

Rakyat Berharap banyak agar Pemerintah segera membentuk Satgas Tangkap Mafia Tanah agar menumbuhkan Kepercayaan rakyat kembali, Dan apa yang diucapkan Pemerintah Kemarin Akhirnya jadi slogan saja dan Tidak Pernah dilaksanakan Bawahannnya. Sampai kapan Rakyat Menunggu dan berharap Keajaiban dinegeri ini terjadi, Dan Pemerintah Harus Tegas mengusut Semua Permasalahan Tanah di negeri ini yang telah berlarut-larut puluhan tahun dan Kapan bisa selesai kalau tidak dilakukan Tindakan Tegas kepada Para Mafia Tanah dinegeri ini yang Berkedok Pengusaha Perkebunan maupun Properti.

“Partai Nasionalis Merupakan Rumah Rakyat dan Tempat Menyampaikan Aspirasi Rakyat kepada Pemerintah agar Kepedulian Pemerintah segera Terlaksana dan segera dieksekusi karena banyaknya Mafia Tanah dari zaman Orba sampai sekarang berlarut-larut dan tidak kunjung selesai.

Semoga harapan rakyat menjadi kenyataan dan Bukan Di Ghosting pemerintah, adapun harapan Rakyat kembalinya tanah mereka yang dulu diambil secara Paksa oleh para mafia tanah dan juga Pemerintahan Orba yang Dikuasai oleh Perusahaan – Perusahaan Perkebunan dan Pemerintah harus membentuk Satgas Pertanahan untuk melakukan investigasi dan Evaluasi Bagi mereka yang memiliki Ijin HGU puluhan ribu hektar bahkan hingga Ratusan Ribu Hektar.

Ditempat terpisah, Salah satu Ketua DPD Partai Nasionalis Provinsi Riau yaitu Saudara Romi Menuturkan bahwa Banyak Masyarakat Riau Melapor ke Beliau atas Tanah Mereka Yang diambil Paksa Oleh Perusahaan Perusahaan Besar Perkebunan Kelapa Sawit yang Kasusnya Sudah berlarut-larut tidak Diselesaikan, Ha ini karena Banyaknya Oknum Aparat Dan Mafia Tanah Bermain Sehingga Dengan Kekuasaan Materi Maupun Beking Oknum Aparat hukum maupun Pejabat Pertanahan, Hak Orang Miskin Dirampas Tanpa Bisa melakukan Perlawanan Hukum Sehingga Banyak Terjadi Penzaliman Para Mafia Tanah Oleh Masyarakat Miskin di Provinsi Riau. Hal Ini juga sering dikemukakan oleh Media Online dengan Sumber-sumber terpercaya sehingga Masyarakat Riau Meminta Kapolri maupun Jaksa Agung Datang Ke Provinsi Riau.

“Agar Masalah Mafia Tanah Segera Dituntaskan Di Provinsi Riau. Itulah Harapan Masyarakat Riau Agar Pemerintah Lebih Serius Dalam Memberantas Mafia Tanah di Provinsi Riau Pungkas Romi diakhir Pembicaraannya dengan awak media. Minggu (21/11/2021).