Terkena Dampak Abrasi, Desa Muntai dan Muntai Barat, Tak Masuk Program Batu Bronjong BWS III PUPR Riau

0
43

BRIGADENEW.ID.BENGKALIS – Kebahagiaan masyarakat desa Muntai dan Muntai Barat yang telah dijanjikan oleh Presiden Joko Widodo melalui menteri LHK Siti Nurbaya mendadak sirna.

Pasalnya masyarakat yang telah dijanjikan oleh pemerintah pada tahun 2022 mendatang akan membangun batu Bronjong untuk mengantisipasi abrasi garis pantai di desa Muntai dan Muntai Barat yang semkin hari semakin parah tidak di indahkan oleh Balai Wilayah Sumatra III Kementrian PUPR Pekanbaru Riau (BWS III PUPR Riau).

Dilihat dari daftar paket pekerjaan pembangunan pengaman pantai pulau terluar Provinsi Riau tahap II yang dianggarkan pada tahun 2022 mendatang, desa Muntai dan desa Muntai Barat tidak masuk dalam daftar tersebut.

Hal ini membuat kecewa masyarakat di dua desa tersebut. Masyarakat kecewa BWS III PUPR Riau tidak memprioritaskan pembangunan batu Bronjong di desa mereka.

Salah satu warga yang menyampaikan hal tersebut ke redaksi media ini mengungkapkan kekecewaannya kepada BWS III PUPR Riau karena tidak memprioritaskan pembangunan batu Bronjong di desa Muntai dan muntai Barat yang tengah mengalami ancaman abrasi garis pantai yang cukup parah. selasa (21/12/21)

“Kami kecewa dengan BWS III PUPR Riau karena tidak memprioritaskan Pembangunan Batu bronjong di desa Muntai dan Muntai Barat, yang ancaman abrasinya semakin hari semakin parah,” ucap Emi kesal

Sementara desa lain yang kondisinya tidak separah desa Muntai dan Muntai Barat mendapat bantuan pembuatan batu bronjong di anggaran 2022 oleh BWS III PUPR Riau,”sambung Emi.

Emi mengatakan seharusnya BWS III PUPR Riau lebih jeli dalam menganggarkan untuk pembangunan batu bronjong di kabupaten Bengkalis, lihat mana desa yang lebih membutuhkan, mana garis pantai yang terancam abrasi yang lebih parah.

Emi meminta kepada menteri DLHK agar memperhatikan permasalahan ini, karena sambung Emi, sewaktu tim kementrian LHK melakukan kunjungan ke desa Muntai mengatakan akan melakukan koordinasi dengan kementrian terkait untuk mencegah terjadinya abrasi yang lebih parah di desa Muntai dan Muntai Barat.

“Begitu juga saat kunjungan bapak Presiden Joko Widodo ke desa Muntai dan Muntai Barat pada bulan September kemarin, yang mengatakan daerah yang terkena dampak abrasi agar segera di perbaiki dan di rehabilitasi, apakah ucapan bapak Presiden itu tidak menjadi prioritas bagi BWS III PUPR Riau? Tanya Emi dengan meluapkan kekecewaannya.

Sementara itu Pihak BWS III PUPR Riau Ibu Hotmauli Tampubolon saat dikonfirmasi awak media rabu, (22/12/21) enggan memberi penjelasan tidak di prioritaskannya Desa Muntai dan Muntai Barat dalam pembangunan batu bronjong untuk anggaran 2022 mendatang.

Ia berdalih untuk pengerjaan batu bronjong ada di satker dan PPK. “Karena kalo kita fokus ke perencanaan pa Untuk fisik sudah beda tusi pak. Ngga boleh donk kita terlalu campur tangan untuk kegiatan mereka, kita hanya bisa sebatas mengusulkan,” kata Hotmauli Tampubolon.