Malam Pergantian Tahun Baru GSH Babel Ajak Pedagang Gunakan Kuas Halal

0
26

BRIGADENEW.ID.BANGKA BELITUNG – Tahun 2021 baru saja sudah kita lewati dalam hitungan jam, perayaan pergantian tahun yang kerap dijadikan ajang ngumpul bersama keluarga ataupun teman-teman sembari menunggu malam pergantian tahun sambil menikmati jagung bakar, dll.

Untuk itu GSH Bangka Belitung mengajak kepada para pedagang yang menggunakan kuas untuk menggunakan kuas yang berbahan halal, tidak menggunakan kuas yang berbahan bulu, karena mayoritas kuas yang berbahan bulu bersumber dari bulu babi.

Kami merekomendasikan para pedagang untuk mengganti kuas dengan yang berbahan filament, nylon, silikon ataupun polyester.

Jika sulit menemukan kuas diatas, pedagang bisa membuat kuas kuas sendiri dari bahan alami yang banyak di sekitar kita seperti serai, alang-alang atau pelepah pisang, dll.

Konsumen juga diharapkan untuk teliti sebelum membeli makanan yang menggunakan kuas, jika melihat ada pedagang yang menggunakan kuas berbahan bulu jangan dibeli dan wajib diingatkan.

Dengan saling mengingatkan kita saling menjaga saudara kita agar terhindar dari makanan yang haram. Karena asbab memakan makanan yang haram akan menyebabkan do’a kita tidak dikabulkan oleh Allah SWT.

Dari Ibnu Abas RA. Diriwayatkan bahwa Sa’ad bin Abi Waqqash dan Rasullah SAW. Kala itu, Sa’ad bin Abi Waqqash pernah berkata :
“Ya Rasulullah, doakan kepada Allah agar aku senantiasa menjadi orang yang dikabulkan do’anya oleh Allah SWT.”
Rasulullah pun bersabda, “Wahai Sa’ad perbaikilah makananmu (makanlah yang halal) niscaya engkau akan menjadi orang yang selalu dikabulkan do’anya. Dan demi jiwaku yang ada dibtanganNYA. Sungguh jika ada seseorang yang memasukkan makanan haram ke dalam perutnya, tidak akan diterima amalnya selama 40 hari, dan seorang hamba yang dagingnya tumbuh dari hasil menipu dan riba, maka neraka lebih layak baginya.” (HR. Ath-Thabrani)

GSH Babel dalam sepekan ini aktif turun ke para pedagang kaki lima di wilayah Pangkalpinang untuk memberikan edukasi hingga membagikan kuas halal, yang kedapatan menggunakan kuas berbahan bulu langsung kami ambil kuasnya dan diganti dengan kuas yang baru berbahan filament. Sampai kamis kemaren sudah 25 kuas yang kami bawa dari para pedagang. (*)