Mencuat Dugaan Kuat ,Luas Tanah ,Jumlah Sertifikat Di Kubutambahan Berbeda Secara Fisik

0
62

BRIGADENEW.ID.BULELENG  – Setelah di informasikan sebelumnya ke BPN Singaraja serta di mintakan penyempurnaan Sertifikat berdasar Temuan dari Pihak Garda Tipikor Indonesia (GTI ),Kasus Tanah Adat Kubutambahan menemui sedikit titik terang .

Dari informasi yang berhasil di himpun team media ditemukan dugaan adanya 20 Persil yang dimohonkan lagi (Foto Terlampir ) serta data pengumuman data fisik dan data yuridis yang di keluarkan BPN Buleleng Per tgl 27 Januari 2014,Data yang di pegang BPN juga berdasar data yang di laporkan jero Warkadea selaku bendesa adat Kubutambahan mengingat di Tahun 1999 Kantor BPN mengalami kebakaran pasca kerusuhan .

Jero Budiasa selaku dari pihak GTI meminta secara tegas agar sertifikat yang di keluarkan oleh BPN disempurnakan kembali dengan mengecek kembali ke Lokasi .’ Versi BPN 81 sertifikat tapi versi Adat hanya 79 Seritifkat,yang 2 kemana karena ada perbedaan disambangi di rumahnya di kubutambahan Kamis 30/12/21

‘Dalam hal ini kami ingin kejelasan berapa sebenarnya aset tanah desa adat ,dan harus sesuai dengan sertifikat yang dikeluarkan juga jadi jelas ,’ Imbuhnya

Hal senada juga di sampaikan oleh Jero Mangku Kastawan kepada team media Pentolan Kompada ini memaparkan ‘ Tanggapan kami selaku Krama Desa Adat Kubutambahan tentang copy surat dimaksud diatas sbb :
Poin No. 1.a dan b, dan Poin No. 2.
Mohon BPN Kab. Buleleng agar bisa menyampaikan terkait riwayat penerbitan 81 bidang sertipikat terbit tahun berapa, dan kapan 81 bidang sertipikat melaksanakan cek lapang, dan kami mohon BPN bisa menunjukkan kepada kami 81 bidang seritipikat dmn saja obyeknya.’ Jelasnya

‘ Agar jangan ada kesan di krama desa adat BPN kerja diatas meja.
Kami mohon mari kita sama sama kita kelapangan agar jelas obyeknya’ Imbuh Jero Kastawan .

Bahkan menurut penuturan Jro Mangku Kastawan Kompada juga sudah melaporkan juga ‘ Kami masih menunggu Jawaban ‘ Pungkasnya

Sementara itu Jro Warkadea yang dihubungi team media belum memberikan Statemen apapun walau sudah di baca ,Informasi terkini yang di dapat ada dugaan menolak penyempurnaan sertifikat tersebut .

Sepanjang berita ini ditayangkan kami masih meminta konfirmasi ke beberapa pihak ( Bud)

/Wedha/Admaja_