Ungkap Kasus Persetubuhan Terhadap Anak Dibawa Umur

0
142

BRIGADENEW.ID.PESAWARAN – Unit PPA Satreskrim Polres Pesawaran mengamankan SANIM ( 23 ) warga Kecamatan Pardasuka Kabupaten Prengsewu yang telah setubuhi anak berumur 14 tahun digubuk Desa Penengahan Kecamatan Way Khilau Kabupaten Pesawaran,Rabo, ( 05 / 01 / 2022 )

Kasat Reskrim Polres Pesawaran AKP Supriyanto Mengatakan, kejadian tersebut sudah terjadi pada hari Jum’at 12 / 06 / 2020 lalu sekitar pukul 21.00 WIB. digubuk Desa Penengahan Kecamatan Way Khilau Kabupaten Pesawaran.

“Sudah dilaporkan dari tahun 2020, yang mana menurut laporan tersebut, kejadiannya itu pada tanggal 12 Juni sekitar jam 9 malam, awalnya korban SA dijemput oleh temannya yaitu FN kemudian mereka kerumah terlapor SANIM, ” katanya saat dikofimasi, Rabo ( 05 / 01 / 2021 ).

” Selanjutnya korban dan FN diajak kesebuah gubuk yang ada dipenahan oleh SANIM, kemudian FN mengobrol bersama pacarnya, sedangkan korban bersama SANIM, korban saat itu diancam dan dipaksa SANIM untuk berhubungan intim, yang mana SANIM secara sengaja membuka paksa celana korban selanjutnya menyetubuhi korban sebanyak satu kali.” tambanya.

Akibat kejadian tersebut, orang tua korban SH ( 36 ) melaporkan kejadian tersebut kepada pihak polres Pesawaran.

“Dari laporan, Tiem melakukan penyelidikan dan akhirnya dapat mengungkap kasus tersebut pada hari Selasa ( 4 / 1 / 2022 ) sekira jam 5.00 Sore, Tiem sempat melakukan pengejaran terhadap SANIM yang berada dikediamannya diDusun Sukung Pekon Selapan Kecamatan Pardasuka,” Jelasnya.

Kemudian Tiem Satreskrim Polres Pesawaran melakukan penggerebekan dan berhasil menangkap SANIM Pelaku persetubuhan anak dibawa umur tersebut.

Penangkapan berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP / B – 360 / VI / 2020 / SPKT / Res Pesawaran / Polda Lampung tanggal 15 Juni 2020.

“Pelaku dijerat Pasal 81 UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan peraturan Pemerintah pengganti UU RI No 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak, yang mana pelaku diancam hukuman 15 Tahun penjara,” ungkapnya.

“Saat ini pelaku diamankan di Polres Pesawaran guna dilakukan penyidikan lebih lanjut,” tutupnya.

P.Tambunan.